Bedah Kemampuan Barcelona serta Real Madrid Saat La Liga Spanyol Kembali lagi Berguling

Diposting pada

Madrid – Sesudah tiga bulan tanpa ada sepak bola, Barcelona serta Real Madrid akan kembali lagi dengan tanding merampas gelar La Liga musim 2019/20 ini.

Laga Sevilla kontra Real Betis pada 12 Juni akan kembali membuka pertandingan selesai lama disetop karena virus corona. Tersisa 11 laga dipercaya akan berjalan hebat, kompetisi Barcelona versi Real Madrid masih terbuka lebar.

Barca masih unggul di pucuk klassemen sesaat, tetapi cuma 2 point dari Madrid yang memburu. 2 point terlihat dekat, tetapi dapat juga termasuk jauh untuk dua team terkuat Spanyol ini.

Menurut Marca, masih banyak peluang yang tidak tersangka, termasuk juga akhiri musim dengan jumlah point sama. Bila itu berlangsung, malah Madrid yang akan menjadi juara sebab unggul head to head.

Bagaimana juga, sama dengan beberapa tahun awalnya, kelihatannya cuma Barca serta Madrid yang akan menjadi juara. Karenanya akan lebih bagus memperhatikan situasi terbaru ke-2 team mendekati kembalinya laga.

Berikut bedah kemampuan dua team ini sebelum saling mengadakan laga di kelanjutan La Liga musim 2019-20.

Barcelona

Rangking 1 dengan 58 point

Update team: Luis Suarez sembuh

Arah Barcelona jelas: menjaga keunggulan 2 point dari Real Madrid sampai akhir musim. Walau begitu, bukan bermakna menjaga 2 point itu gampang.

Masalahnya pasukan Quique Setien tidak bermain begitu baik sebelum interval beberapa waktu kemarin. Semua pemain mengetahui jika mereka harus bertumbuh, dari mulai Lionel Messi dampai Ivan Rakitic.

Karena itu, interval tiga bulan ini sebetulnya cukup memberikan keuntungan Barca untuk melakukan perbaikan beberapa permasalahan. sekarang mereka akan diperkokoh Luis Suarez, yang awalannya disangka akan luka sampai akhir musim.

Minimal, Messi tidak menanggung beban seorang diri. Bersama-sama Suarez, Barca punyai intimidasi semakin dalam membobol gawang musuh.

Player to Watch: Lionel Messi

Jelas, tidak dapat dibantah. Messi akan satu kali lagi jadi bintang penting, menanggung Barca melalui 11 laga tersisa pada keadaan sebaik-baiknya.

11 laga masih lumayan panjang, yang bermakna terdapat beberapa hal yang dapat berlangsung. Ditambah, sebab agenda yang begitu padat, ada efek kelalahan serta luka pemain.

Di saat semacam itu umumnya permainan Barca lebih buruk, tetapi bukan untuk Messi. Sama dengan beberapa tahun awalnya, Messi ada untuk menggendong Barca sampai ke pucuk tangga juara.

Real Madrid

Rangking 2 dengan 56 point

Update team: Eden Hazard serta Marco Asensio sembuh

Tidak ada alternatif lain, Madrid harus coba menyapu bersih 11 laga yang masih ada. Dapat dibuktikan, selama ini Zinedine Zidane berupaya memudahkan desakan di bahu teamnya untuk hadapi rintangan besar itu.

Beberapa pemain tahu jika mereka tidak dapat terjegal, harus prima 11 laga. Bila tidak, Barca akan makin nyaman di muka serta tidak tersusul.

Akhir kali Madrid dapat menyusun 11 kemenangan berturut-turut berlangsung pada musim 2015/16, Zidane untuk pelatih. Pekerjaan ini susah, tetapi Zidane mujur dapat memperoleh tenaga penambahan dengan kembalinya Eden Hazard serta Marco Asensio.

Player to Watch: Sergio Ramos

Madrid kemungkinan punyai banyak striker hebat, tetapi Sergio Ramos-lah yang berperanan penting jaga situasi ruangan tukar. Si kapten tetap tahu apakah yang harus dilaksanakan serta kapan melakukan.

Ramos masih adalah salah satunya pemain penting dalam tim Madrid. Bukan hanya kepentingan bertahan, hadirnya di atas lapangan dapat tingkatkan keyakinan diri beberapa pemain.

Salah satu yang penting dikendalikan Ramos lebih baik ialah karakter temperamentalnya. Bila dapat, ia akan jadi bek tengah paling baik di dunia yang dapat cetak beberapa gol penting.

Sumber: Marca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *