Inter Milan Ingin Datangkan Emerson dan Giroud dalam Satu Paket

Diposting pada

Inter Milan Ingin Datangkan Emerson dan Giroud dalam Satu Paket – Inter Milan gagal balik lagi ke peringkat 3 klasemen Serie A, setelah hanya memetik satu poin saat melawat ke sarang Hellas Verona pada lanjutan Liga Italia pekan ke 31, Jum’at (10/7/2020) dinihari WIB. Pelatih Inter Milan Antonio Conte uring-uringan dan mengakui kalau timnya kehilangan 20 poin secara bodoh sejak awal musim bergulir. 20 poin yang lenyap itu sudah termasuk yang teranyar, Nerazzurri kehilangan dari 4 kekalahan dan 8 kali imbang.

Inter Milan Ingin Datangkan Emerson dan Giroud dalam Satu Paket

Inter Milan Ingin Datangkan Emerson dan Giroud dalam Satu Paket

Tim yang satu derby dengan AC Milan itu posisinya melorot ke peringkat 4 klasemen sementara. Kehilangan 20 poin, ini sangat sulit untuk dijelaskan,” ujar Conte kepada Football Italia. Laga baru bergulir dua menit, Milan dikejutkan oleh gol cepat dari Darko Lazovic yang memperdaya Skriniar. 1-0 Hellas Verona unggul di menit ke 2. Lima menit menjelang bubaran, Hellas menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Dan skor ini bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir.

Itulah yang dimaksudkan Antonio Conte bahwa timnya kehilangan 20 poin sejak awal musim bergulir. Conte tak banyak omong, tetapi dia tak habis pikir dengan para punggawanya. Pada laga di atas timnya sebenarnya begitu banyak mendominasi jalannya pertandingan dan shoot on goal juga jauh lebih banyak ketimbang Hellas.

Sebelumnya, Nerazzurri juga kalah 1-2 dari Bologna. Kini si ular kembali ke posisi ke 4 dengan 65 poin dari 31 laga. Sedangkan Verona di posisi ke 9 dengan 43 poin. Tidak seperti Premier League atau La Liga yang tinggal menyisakan 4 atau 3 laga tersisa hingga akhir musim, Serie A masih menyisakan 7 laga. Di puncak klasemen masih bertengger Juventus dengan 75 poin. Saya tidak mau omong banyak, apalagi media sering macam-macam, saya ingin fokus ke laga selanjutnya kata Conte.

Mantan manajer Chelsea itu tidak mau berandai-andai jika dirinya nanti dipecat karena gagal memenangkan trofi, sedangkan Inter Milan masih punya peluang di Liga Eropa. Pada 5 Agustus mendatang Si Ular akan ditantang Getafe dari Spanyol. Jika berhasil menang atas tim La Liga itu, La Beneamata akan menghadapi pemenang antara Bayer Leverkusen vs Rangers.

The Blues mau melepaskan Emerson Palmieri jika dibayar 30 juta euro atau setara Rp 491 miliar

Selain Inter, tim-tim lain yang difavoritkan di kasta kedua Eropa 2019/2020 ini adalah Manchester United, Sevilla, dan AS Roma. Untuk memperkuat armadanya di musim depan, dikabarkan Inter Milan ingin membeli Emerson dari klub Liga Inggris Chelsea. Inter menawarkan Chelsea 20 juta euro atau setara Rp 328 miliar untuk mendapatkan pemain berusia 25 tahun itu.

Namun Chelsea tidak mau uang sejumlah itu. Ngebet ingin membeli Emerson, Inter setuju dengan harga 30 juta euro itu, asalkan dikasih bonusnya, yaitu ditambah dengan Olivier Giroud.

Antonio Conte memang menaruh minat kepada Olivier Giroud. Pemain asal Perancis yang dimaui Conte ini belakangan sering dibangkucadangkan dan kontraknya dengan Chelsea akan berakhir pada akhir bulan Juli 2020. Tapi Chelsea kemudian memperpanjang kontrak pemain berusia 34 tahun itu hingga tuntas akhir musim. Kendati sering dibangkucadangkan, tapi dalam kesempatan dimainkan, Giroud sudah mencetak 3 gol semenjak Premier League start lagi selepas jeda karena pandemi Covid-19.

Tidak cocoknya seorang pemain di Premier League belum tentu tidak cocok pula di liga lainnya. Sama dengan Giroud, Emerson Palmieri juga dinilai tidak cocok bermain di pentas Liga Inggris. Emerson (25 tahun) masih terikat kontrak sampai tahun 2022 bersama Chelsea. Klub milik Roman Abramovich itu mendatangkan Emerson pada tahun 2018 dari AS Roma. Nah bagaimana sikap Chelsea, maukah menerima syarat yang diajukan Inter. 30 juta Emerson + Giroud?

Kan tidak cocok di Premier League, tapi Inter memerlukan untuk memperkuat armadanya. Inter saat ini memiliki pemain dengan rekor transfer termahal, yaitu Romelu Lukaku yang didatangkan dari Manchester United. Pemain pilar Inter lainnya adalah Christian Eriksen dan Lautaro Martinez.

Bos Mahaka Grup Erick Thohir sempat memiliki saham mayoritas di tim kota mode ini, pada periode 2013-2018. Sesudahnya, kepemilikan beralih ke Steven Zhang, bos Sunning Holdings Group dari Cina sejak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *