Dua Gol Dianulir dan Main 10 Orang Atletico Madrid Tetap Menang

Diposting pada

Dua Gol Dianulir dan Main 10 Orang Atletico Madrid Tetap Menang – Estadio Wanda Metropolitano, markas Atietico Madrid menjadi sejarah karena di tempat ini digelar laga final Liga Champions musim 2018/2019. Pada Minggu (2/6/2019) Minggu dinihari WIB silam, Liverpool keluar sebagai juara Si Kuping Lebar setelah mengalahkan sesama tim Premier League Tottenham Hotspur dengan skor akhir 2-0.

Dua Gol Dianulir dan Main 10 Orang Atletico Madrid Tetap Menang

Kini Estadio Wanda Metropolitano juga menjadi sejarah lainnya bagi Atietico Madrid. Di pekan ke 36 lanjutan Liga Spanyol 2019/2020 ini, tuan rumah menang tipis 1-0 atas tamunya Real Betis. Dengan hasil tersebut, Los Colchoneros memastikan diri lolos ke Liga Champions musim 2020/2021. Mereka sudah tidak akan lagi berada di luar empat besar klasemen akhir Liga Spanyol musim ini.

Dua laga tersisa, hingga pekan ke 36 Atietico Madrid sudah mengoleksi 66 poin. Saat ini mereka berada di posisi ke tiga. Di posisi ke empat ada Sevilla dengan 63 poin dari 35 laga. Kepastian berada di empat besar itu dikarenakan Los Colchoneros menang head to head dengan Villareal yang berada di posisi ke lima dengan 57 poin dari 35 laga. Angka maksimal yang dapat diperoleh Villareal adalah 66 (57+9). Los Colchoneros menang dari kondisi seadanya.

Atletico harus bermain dengan 10 orang sesudah di menit ke 59 Mario Hermoso diusir wasit yang memimpin jalannya laga. Sebelumnya, wasit menanyakan VAR dulu. Asisten wasit menyatakan Mario layak diberikan hadiah kartu merah karena pelanggarannya. Alih-alih kekurangan daya bermain dengan 10 orang, Atietico justru malah membobol gawang Real Betis yang dikawal Daniel Martin. Atietico unggul 1-0 di menit ke 74.

Gol ini berasal dari servis bola mati yang dilepas Costa dan dikonversikan oleh Martin dengan sundulan kepala. Meski Los Colchoneros menurunkan punggawa-punggawa terbaiknya seperti Llorente, Morata, dan Correa yang diplot di depan, akan tetapi Atietico justru kalah dalam hal penguasaan si kulit bundar. Atietico hanya 38 persen, sementara Real Betis 62 persen. Dalam tekanan, namun Atletico bahkan mampu membobol dua kali gawang Real Betis.

Kendati demikian, Setien mengatakan apakah kemenangan ini dapat mengantarkan timnya untuk menenangkan Liga. Kami sudah berupaya semaksimal mungkin, tetapi Real Madrid menang terus,” katanya. Kenyataan, memang sejak liga dilanjutkan kembali 11 Juni lalu, tim asuhan Zinedine Zidane menuai kemenangan di 8 laga beruntunnya. Termasuk yang terbaru ketika melawan Deportivo Alaves (2-0).

Jarak antara Barcelona dan Real Madrid akan terpaut empat poin, jika Real Madrid menang lagi menghadapi Granada, Selasa (14/7/2020) dinihari WIB. Dengan dua laga tersisa, Setien menjadi ragu berbicara soal kans juara. Los Blancos menang terus.

Namun kedua gol itu. Morata di menit ke 38 dan Correa di menit ke 23 dianulir setelah wasit berkonsultasi dengan asistennya, VAR. Stadion Atietico adalah Wanda Metropolitano, maka manajernya adalah Diego Simeone. Atietico Madrid hidup bertetangga dengan Real Madrid. Duel di antara mereka sering dijuluki sebagai Derby Madrid.

Real Madrid sendiri saat ini masih memimpin klasemen sementara Liga Spanyol dengan torehan 80 poin dari 35 laga. Sementara Barcelona yang baru saja menang 1-0 atas Real Valladolid, Minggu (12/7/2020) dinihari WIB di pekan ke 36 bertahan di posisi ke dua dengan 79 poin. Stadion Jose Zorrilla. Kemenangan pasukan Quique Setien itu diciptakan oleh Arturo Vidal di menit ke 15 babak pertama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *